Galeri

About

Ari Damayanti

Life is not always as we expect. However, we must still strive to achieve what we dream. Grief and pain must be approached, but there is always a way back to happiness.

Just like everyone, I will need a companion who is not human. That faithfully accompany with all his life, which can be a true friend till my time or their time is come.

And I have it now, Doru, Billie and Miho. They are my true friend, cute funny cats who always make a fuss and always demanding. But, by their presence, my life was perfect. I can tell anything to them, sorrow, pain, confusion, and heartbreak.

Thank's to God by sent them to me. I do really love you my sweet kitties.
Oriflame Cosmetics

Oriflame Cosmetics

Sunday, January 26, 2014

Fact About Cat

Kucing Lover,,,,,,

Kira2 ini terjadi juga ga sama kalian? ^_^

Menggemaskan yaa,,,,,,

Kucing Hitam,,,,siapa takut

Kucing lovers,,,,,,,

Udah pada taukan mitos tentang kucing yang berbulu hitam itu banyaaaaaaaaaaakkk banget versinya. Ada yang bilang kucing hitam itu pembawa sial, ada juga yg bilang kucing hitam bisa membangkitkan jenazah, bahkan ada juga yg tega membunuh kucing berbulu hitam untuk dijadikan "tumbal". Mitos-mitos ini juga berlaku diseluruh dunia dengan versi masing-masing tentunya.

1.  Di Inggris, memberikan kucing hitam pada mempelai wanita justru dipercaya bisa memberikan nasib baik.

2. Beberapa organisasi tidak mengizinkan adopsi kucing hitam di bulan Oktober karena mereka khawatir kucing tersebut akan digunakan untuk ritual-ritual aneh oleh anak muda, atau sekte tertentu. Mereka khawatir kucing hitam tersebut akan diperlakukan dengan kejam.

3. Untuk membuat masyarakat mau mengadopsi kucing hitam, sebuah penitipan hewan di Nevada menggunakan jargon "Adopsi Phanter mini milik Anda sendiri!" dengan menyamakan kucing hitam dengan macam phanter, mereka berharap banyak orang tertarik mengadopsi kucing hitam. Dan hasilnya, 18 kucing hitam milik mereka berhasil diadopsi.

4. Berdasarkan kepercayaan Skotlandia, kucing hitam yang muncul di rumah adalah pertanda rezeki dan bisa mendatangkan kemakmuran.

Itulah beberapa mitos seputar kucing hitam. Apakah kalian termasuk orang yang percaya bahwa kucing hitam membawa sial.

Coba deh, dipikir-pikir lagi,,,,,,apa iya seekor kucing berbulu lembut dan penyayang nan manja bisa melakukan hal-hal yg dimitoskan tersebut?

Friday, August 2, 2013

Tips Traveling Dengan Kucing

 
 
Sebaiknya anda mulai membiasakan kucing anda melakukan perjalanan dengan anda. Tidak perlu yang jauh-jauh, karena sekedar membawa kucing anda ke dokter saja pun sebenarnya sudah merupakan satu pelajaran perjalanan untuk kucing anda.

Ketika anda melakukan perjalanan dengan kucing anda, baik dengan kendaraan umum atau dengan mobil pribadi, maka tas untuk membawa kucing (cat carrier) adalah alat penting yang harus anda miliki. Perkenalkan kucing anda dengan cat carrier saat kucing masih kecil dan biasakan kucing masuk dan keluar dari cat carrier. Jika kucing terlihat gelisah ketika berada di dalam carrier, cobalah untuk menenangkan kucing anda tetapi jangan biarkan kucing keluar dari carrier apapun kondisinya.
 
Hal yang paling penting untuk diingat adalah: jangan meninggalkan kucing sendirian di dalam mobil, bahkan untuk waktu yang singkat. Di bawah sengatan matahari terik maka temperatur panas di dalam mobil yang diparkir bisa berakibat fatal pada kucing dalam hitungan menit.

anda harus meninggalkan kucing anda di dalam mobil di cuaca yang panas, parkir mobil di tempat yang teduh dan turunkan kaca jendela. Membuka sedikit jendela mobil tidak akan memberikan sirkulasi udara yang cukup baik bagi kucing. Jadi bukalah lebar-lebar jendela mobil anda agar kucing anda mendapatkan sirkulasi udara yang lebih baik. (Disadur: duniakucing.mywapblog.com)

Makanan Berbahaya Buat Kucing


Sebagai pecinta kucing, hendaknya kita memperhatikan makanan untuk kucing-kucing kita. Kadang-kadang, karena ketidaktahuan kita memberikan cemilan yang sebenarnya berbahaya untuk mereka.
Berikut daftar makanan yang tidak boleh diberikan pada kucing:

Cokelat
Cokelat mengandung zat teobromin, yang jika masuk ke dalam tubuh hewan piaraan, seperti kucing, anjing, kelinci, kuda dan lain-lain, tidak dapat bermetabolisme dan akan tinggal dalam aliran darah selama kurang lebih 20 jam. Hal ini akan mengakibatkan serangan jantung, perdarahan dan kematian.


Kafein
Semua jenis kafein berbahaya untuk kucing karena dapat merangsang sistim saraf, menimbulkan muntah, gemetar dan diare.


Bawang bombay dan bawang putih
Bawang bombay mengandung suatu zat yang bernama N-propyl disulphide, yang dapat menghancurkan sel darah merah pada kucing dan bisa menimbulkan anemia. Sedangkan bawang putih mengandung zat yang serupa, namun dengan kadar yang lebih sedikit.


Tomat Hijau
Tomat hijau mengandung alkaloid yang pahit dan beracun bernama Glycoalkaloid Solanine. Senyawa ini bisa menimbulkan gejala gastrointestinal bawah (penyakit pencernaan). Daun dan batangnya adalah bagian yang paling berbahaya (Catatan: tomat dalam makanan kucing tidak berbahaya karena sudah matang dan kadarnya relatif kecil).


Anggur & Kismis
Kasus keracunan bahan makanan ini memang sebagian besar ditemukan pada anjing. Tapi kelompok ASPCA (Animal Poison Control Center) menyarankan untuk tidak memberikan anggur atau kismis pada hewan peliharaan apa pun, seberapa pun jumlahnya.

Sumber : kittykrafty

Perilaku Kucing Yang Unik





Nah dibawah ini ada kumpulan perilaku kucing yang unik. Mungkin buat pencinta kucing yang sudah lama memelihara kucing pernah mengalami sebagian dari perilaku kucing di bawah ini. Dikutip dari berbagai sumber. Silakan ditambahkan kalau ada pengalaman lainnya dari pembaca sekalian:

  1. Kalau digosok-gosok lehernya, atau sekitar telinga, maka kucing akan jinak dan keenakan. Lama-lama ia akan tertidur. Tapi kalau digosok-gosok pangkal ekornya, ia akan marah.
  2. Kucing akan tetap kuat (hidup) tidak makan sekitar 1 minggu (please please tapi jangan dicoba untuk tidak memberi makan kucing kalian selama seminggu yaa!)
  3. Kucing yang mau mati karena usia, ia akan meninggalkan rumah dan mengasingkan diri. Oleh karena itu kita tak akan pernah menemui bangkai kucing yang mati tua.
  4. Kucing yang membuang kotoran, dia akan berusaha menutupi kotorannya dengan pasir atau tanah.
  5. Bila kucing punya anak, misalnya 3 ekor, biasanya satu atau 2 ekor kondisinya tidak sehat. Pada kucing liar, anak-anaknya yang tidak sehat itu akan ditinggal dan dibiarkan hingga mati. Ia hanya memelihara anaknya yang sehat saja.
  6. Kucing jantan, bila sudah dewasa, ia akan kencing di beberapa tempat. Ia akan mengulangi di tempat yang sama. Rupanya tempat-tempat kencing itu merupakan daerah kekuasaan. Kucing jantan biasanya menguasai suatu area tertentu. Kekuasaan itu akan diambil oleh yang lebih kuat setelah berkali-kali berkelahi. Bagi kucing yang kalah, ia tidak meninggalkan area, tetapi tidak lagi aktif sebagai penguasa. 
  7. Jika memelihara kucing jantan. Bila dewasa, ia sering kencing di mana-mana sehingga rumah bau pesing dan sulit ditemukan titik lokasi ia kencing. Lagi pula kucing jantan, biasanya kalau sudah dewasa sering ngeluyur, mencari betina.
  8. Kucing jangan terlalu sering dikasih makan ikan asin, atau pindang yang asin (ikan cuwek). Bulunya akan cepat rontok dan sakit kulit.
  9. Kucing termasuk hewan yang sangat bersih. Mereka sering merawat diri dengan menjilati rambut mereka. Saliva atau air liur mereka adalah agen pembersih yang kuat. tapi dapat memicu alergi pada manusia. Kadangkala kucing memuntahkan semacam hairball atau gulungan rambut yang terkumpul di dalam perutnya.
  10. Kucing yang berbulu 3 warna (kuning, putih, dan hitam), bahasa Jawanya Kucing Telon, pd umumnya adalah betina. Konon kabarnya kucing jantan berbulu 3 warna seringkali dibunuh sendiri oleh bapaknya.
  11. Kucing dapat menyimpan energi dengan cara tidur lebih sering ketimbang hewan lain. Lama tidur kucing bervariasi antara 12 – 16 jam per hari, dengan angka rata-rata 13 – 14 jam. Tapi tidak jarang dijumpai kucing yang tidur selama 20 jam dalam satu hari.
  12. Kucing sangat takut dengan sapu lidi.
  13. Kumis pada kucing sangat sensitif dan dapat merasakan perubahan tekanan udara bahkan yang kecil sekalipun. Kemampuan ini membuat kucing dapat menggunakannya sebagai penuntun alternatif untuk bergerak dalam kegelapan ketika ia tidak dapat melihat.
  14. Kucing biasanya memiliki berat badan antara 2,5 hingga 7 kg dan jarang melebihi 10 kg. Kecuali bila kucing diberi makan berlebihan, berat badannya bisa mencapai 23 kg.
  15. Dalam penangkaran, kucing dapat hidup selama 15 hingga 20 tahun, dimana kucing tertua pernah diketahui berusia 36 tahun! Kucing liar yang hidup di lingkungan urban modern hanya mampu hidup selama 2 tahun atau bahkan kurang dari itu.
  16. Kucing dengan bulu putih dan mata biru biasanya terlahir tuli, walaupun begitu indera lain mereka berkembang sebagai gantinya.
  17. Kucing yang ada di pasar yang makan dari sisa daging dan ikan di pasar, badannya kurus-kurus; sebaliknya yang dipelihara dengan makanan dicampur nasi, badannya sehat dan gemuk. Bukan berarti kucing itu membutuhkan karbohidrat, tetapi kucing di pasar mungkin mengalami penyakit cacingan karena makanan yang dikonsumsinya seringkali mentah dan kotor.
  18. Secara berkala, kucing sengaja mencuci perutnya dengan cara memakan rumput. Tak lama, sekitar 30 menit, kucing itu muntah bersama rumput dan cairan berwarna putih.
Disadur dari berbagai sumber

Melatih Kucing Berpergian Dengan Mobil

Kadang-kadang diperlukan untuk bepergian dengan kucing Anda karena langkah panjang, perjalanan panjang atau hanya karena sudah waktunya untuk mengunjungi ke kantor dokter hewan. Berikut adalah beberapa tips tentang menjaga kucing Anda aman dan bahagia saat bepergian.

1. Ada dua jenis perjalanan kucing: yang mudah mabuk dan yang hiperaktif. Tidak semua kucing bisa bertahan di perjalanan, walaupun beberapa diantaranya malah merasa aman dalam perjalanan. Untuk menentukan jenis kucing musafir yang Anda miliki, inilah beberapa tes untuk membiasakan mereka dengan perjalanan sebelum liburan atau kunjungan dokter hewan yang ditakuti.

2. Setelah Anda menentukan bagaimana Kucing Anda bereaksi di mobil, penting untuk membantu kucing terbiasa di dalam mobil. Pertama, mulailah dengan hanya duduk di dalam mobil tanpa mesin menyala. Selanjutnya, menghidupkan motor. Terakhir, melakukan perjalanan pendek. Lanjutkan untuk mengambil perjalanan pendek untuk membantu mereka rileks.

3. Beberapa kucing biasanya mabuk perjalanan. Jika Kucing anda termasuk yang mudah mabuk, Anda mungkin harus memberikan obat mual itu sebelum melakukan perjalanan ke dokter hewan atau perjalanan luar kota. Baiknya berikan sebelum perjalanan dan tunggu sampai reaksi obat berjalan. Jangan biarkan kucing Anda makanan atau minum air tiga jam sebelum bepergian.

4. Untuk kucing hiperaktif cukup dengan obat penenang ringan. Sekali lagi, berikanlah obat sebelum perjalanan hingga reaksi obat berjalan.

(Sumber: Surabaya Cat Lover ; ehow.com)

Kucing Juga Perlu Obat Anti Mabuk ^_^

Mudik telah menjadi tradisi sebagian masyarakat Indonesia menjelang hari raya Idul Fitri. Sesaat mereka akan meninggalkan gemerlap kotanya demi berkumpul dengan keluarga besar di kampung halaman.


Seperti Imel, 22, warga Kuningan, Jakarta Selatan. Bersama seluruh penghuni rumah, ia akan menghabiskan libur Lebaran bersama keluarga besarnya di Bandung.  Bahkan, ia juga akan mengajak serta kucing angora kesayangannya.

Ditemui di tempat penitipan dan klinik hewan, Imel tengah menyuntikkan kucing angoranya dengan obat antimabuk. Sebab, malam nanti si kucing akan ia bawa ke bandung bersama keluarga dengan mobil.


"Harus disuntik biar nggak mabuk di jalan, takutnya kan perjalanan jauh dan macet," ujarnya. "Saya memang sengaja mengajaknya karena di rumah kosong nggak ada yang merawat, kalau dititipin takut kangen," ujarnya.

Sementara itu, bagi warga yang tak ingin membawa binatang peliharaannya mudik bisa menitipkan di Penitipan Hewan. Tarifnya antara Rp 50 ribu untuk kucing dan Rp 80 ribu untuk anjing. Jadi, Anda dan keluarga bisa mudik dengan tenang tanpa perlu khawatir dengan nasib binatang kesayangan.

(Sumber: Surabaya Cat Lover, Vivanews)

Tip Meninggalkan Kucing Berlibur





Banyak pemilik kucing yang bingung dan bertanya-tanya, apa yang harus mereka lakukan terhadap kucing mereka pada saat mereka memutuskan untuk berlibur ke luar kota. Haruskah kucing di bawa, ditinggalkan di rumah atau dititipkan di penitipan hewan? Jawabannya tergantung pada berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk liburan tersebut.

Umumnya, kucing akan merasa sedih ketika lingkungannya berubah atau orang-orang yang dicintainya tidak ada. Kucing menyukai kegiatan rutinnya sehari-hari dan lingkungan di mana ia biasa tinggal. Jika Anda akan bepergian pada saat akhir pekan, yang terbaik adalah meninggalkan cukup makanan dan minuman untuk 2 hari dan membiarkan kucing Anda tetap berada di rumah. Walaupun kepergian Anda hanya dalam waktu singkat, suruhlah seseorang untuk berada dalam rumah Anda juga jika memungkinkan.

Jika Anda bepergian dalam waktu lama, lebih dari 2 hari, kucing Anda dapat tetap dibiarkan berada di rumah tetapi Anda harus menyediakan seseorang untuk datang paling tidak sekali sehari untuk mengecek keadaan kucing Anda dan memberikan belaian sayang padanya. Tentu saja Anda juga dapat membawa serta kucing Anda, tetapi perlu diingat bahwa perubahan lingkungan dapat menyebabkan kucing Anda stres dan kemungkinan dapat memunculkan berbagai perilaku 'aneh' yang tidak biasa dilakukan oleh kucing Anda.

Jika Anda terpaksa harus menitipkan kucing Anda di tempat penitipan hewan, pastikan bahwa Anda telah mendapatkan referensi dari orang yang Anda percaya, misal dokter hewan langganan Anda. Tidak sedikit tempat penitipan hewan yang memiliki fasilitas buruk. Yang penting, fasilitas di tempat penitipan hewan tersebut haruslah bersih dan tidak berbau, tempat penitipan anjing dan kucing terpisah cukup jauh dan tidak menempatkan 2 ekor kucing yang tidak saling mengenal dalam satu kandang. Tinggalkan sesuatu yang memiliki bau khas Anda bersama kucing di tempat penitipan hewan. Hal ini bertujuan untuk membantu menenangkan kucing selama Anda tidak ada di sampingnya.

Tip aman - Kapanpun Anda meninggalkan kucing di rumah sendirian lebih dari sehari, sangatlah penting untuk meninggalkan seseorang (lebih baik jika orang tersebut telah dikenal atau disukai oleh kucing Anda) untuk datang menengok dan memberikan sedikit belaian. Kucing dan khususnya anak-anak kucing sangat mudah mengalami masalah pada saat ditinggal pergi oleh tuannya. Jangan lupa untuk meninggalkan nama dan nomor dokter hewan langganan Anda pada orang yang dititipi, jika sewaktu-waktu memerlukan bantuan dokter hewan.

(sumber: surabaya cat lover, toleethong.multiply)


Monday, February 11, 2013

Umur Kucing


 
Pastinya kita pernah bertanya-tanya dalam hati, berapa sih, umur maksimal kucing ?. Mungkin pula pernah berfikir, Umur Si Manis sekarang 7 tahun, berapa lama lagi si Manis bisa menemani kita ? atau Seandainya si Manis adalah manusia, berapa umurnya sekarang ?.
 
Umur maksimal kucing
Kebanyakan kucing dapat mencapai umur 11-12 tahun. Kucing yang hidup di dalam rumah (indoor) biasanya berumur lebih panjang dibandingkan dengan kucing yang hidup di luar rumah (outdoor/stray cat). Kucing indoor dapat mencapai umur 16 tahun, bahkan ada yang mencapai 20 tahun. Rata-rata kucing outdoor maksimal berumur 8 tahun.
  Ada mungkin juga yang pernah bertanya,
“Berapa sih rata-rata umur kucing kampung yang sering berkeliaran di jalan ? kok, sepertinya tidak pernah melihat kucing mati selain yang sering terlihat mati terlindas mobil ?
Sebenarnya belum pernah ada penelitian mengenai umur kucing kampung yang sering berkeliaran di jalan-jalan sekitar pasar, restoran dan tenda pecel lele. Tapi, berdasarkan pengamatan sepintas, sepertinya kucing-kucing ini rata-rata berumur 4-6 tahun.
Kebanyakan mati pada saat masa sapih, yaitu pada saat mulai berhenti menyusu tetapi belum mampu mencari makan sendiri. Beberapa mati karena buruknya makanan dan nutrisi, lainnya mati karena terkena penyakit virus dll.

Kucing yang diberi makan dirumah tetapi tetap berkeliaran di luar rumah (stray cat) mempunyai rata-rata umur lebih lama dibandingkan kucing liar yang menghabiskan waktu sepanjang hidupnya secara liar diluar rumah. Dari segi nutrisi dan kebersihan makanan,  mereka (stray cat) lebih baik dibandingkan kucing liar. Kucing yang ada di rumah cuma pada saat makan pagi dan sore ini, biasanya mati karena berbagai penyakit yang tertular pada saat berkeliaran “dugem" bersama kucing lain.
 
Umur kucing dibandingkan dengan umur manusia
Setidaknya ada beberapa versi perbandingan umur kucing dengan manusia, yaitu :
  • 1 tahun umur kucing = 6 tahun umur manusia. Jadi bila Si manis berumur 7 tahun, ia seumur dengan orang berumur 42 tahun.
  • 1 tahun pertama, kucing setara dengan manusia usia 15 tahun. Tahun berikutnya 1 tahun usia kucing  setara dengan 4 tahun umur manusia. Jadi kalau si manis berumur 7 tahun, ia setara dengan manusia berumur 15 + (6 x 4)=15 + 24= 39 tahun.
  • Ada juga yang menyatakan 1 tahun pertama, kucing setara dengan manusia usia 20 tahun. Tahun berikutnya 1 tahun usia kucing  setara dengan 4 tahun umur manusia. Jadi kalau si manis berumur 7 tahun, ia setara dengan manusia berumur 20 + (6 x 4)=20 + 24= 44 tahun.
Tak peduli berapa pun umur si manis yang penting kita berikan yang terbaik untuk si manis dengan nutrisi yang baik, vaksinasi teratur, perawatan dan kasih sayang terbaik yang kita mampu  :). (drh. Neno WS)

Sumber : kucingkita.com

Tuesday, October 30, 2012

OMG, Stress pada kucing


stressed out cat
Terkadang kita semua pasti merasakan stres. Hal ini terasa sangat “ngga enak banget” dan pasti bikin kita “salting”. Untungnya, kita memiliki banyak sekali tempat untuk mengobati stress salon, gym, club, KTV, pantai dan lain-lain, bisa melakukan kegiatan yang menyenangkan atau bahkan dengan berbicara kepada sahabat yang siap mendengarkan apapun keluhan kita saja sudah bisa membuat  stress berkurang.

Tapi siapa yang akan bertanya kepada kucing kita apa yang menyebabkan dia stres?
Kita mungkin tidak menyadarinya, tetapi kucing bisa merasa stres seperti manusia. Meskipun reputasi mereka untuk menjadi makhluk yang cenderung introvert, banyak hal yang bisa mengganggu mereka, seperti:

• Pindah ke rumah baru
Datangnya Seorang anggota keluarga baru
Meninggalnya salah seorang anggota keluarga

Kucing membutuhkan rutinitas dalam kehidupan mereka dan ketika rutinitas terganggu, mereka dapat menjadi tidak nyaman. Bahkan sesuatu yang sangat sepele, seperti, ketika kita  menata ulang furnitur didalam rumah. Hal ini sebenarnya dapat mengganggu kucing Anda. Rasanya seperti seseorang yang asing buat kita, tiba-tiba saja dating dan merubah rumah kita. Ga kebayang kan bagaimana rasanya.

Gejala-gejala stres pada kucing tidak selalu terlihat dengan jelas. Beberapa gejala juga bisa jadi mengindikasi masalah kesehatan. Itulah mengapa penting bagi kita untuk mengawasi perilaku kucing  dan memperhatikan sesuatu yang tidak biasa.

Jika Anda melihat ada tanda-tanda penyebab stress seperti dibawah ini, pastikan Anda melakukan pemeriksaan secara rutin ke dokter hewan :

• Kurangnya perawatan atau over-grooming
• Terlalu banyak makan atau kurangnya minat untuk makanan
• Perubahan kebiasaan (tidur lebih atau kurang dari biasanya)
• Menghindari litter box
Bersuara yang berlebihan (Excessive Vocalization)
• "Acting Out" dengan perilaku tidak pantas seperti scratching

Beberapa kucing, kucing terutama kucing jantan, juga merasa perlu untuk membangun kembali wilayah mereka setelah perubahan. Dan biasanya hal ini dilakukan dengan cara "menandai" atau buang air kecil pada bagian tertentu didalam rumah, mengunyah dan menggaruk, dan tindakan lainnya yang biasanya dianggap "perilaku buruk."
Jangan mengabaikan perubahan kepribadian yang tiba-tiba pada kucing, karena ini bukanlah sebuah fase atau masanya kucing bersikap buruk!.

Pikirkan terakhir kali Anda sedang stres, pasti rasanya sangat tidak enak, dan tidak diragukan lagi kucing Anda juga merasakan hal yang sama. Sebaliknya, Anda harus melakukan yang terbaik untuk meredakan stres pada kucing Anda. Bagaimana Anda melakukanya?

Cara termudah dan paling jelas adalah dengan menghilangkan penyebab stres.

Apakah kucing Anda marah setiap kali Anda menggunakan vakum cleaner? Tempatkan kucing Anda di ruangan lain saat Anda membersihkan.

Apakah ia bereaksi buruk terhadap furnitur yang barusaja Anda beli? Maka, tempatkan furniture baru Anda dalam ruangan yang berbeda yang jarang sekali dihampiri oleh kucing.


Namun, terkadang ada juga hal yang tidak dapat mengurangi stres pada kucing. Misalnya, kehadiran bayi yang baru lahir, atau pindah ke rumah baru.  Dalam kasus ini, Anda harus berkonsultasi tentang metode desensitisasi ke dokter hewan Anda.



Selain metode desentisasi, Anda bisa juga menyemprotkan “stres control” buat kucing. Biasanya diterapkan dengan cara disemprotkan ke udara, stres control ini adalah cairan yang berisi feromon kucing, dan sudah terbukti dapat mengurangi tingkat stres pada kucing, dan yang pasti aman dan alami. Cukup semprotkan cairan ini ke udara, maka kucing akan merasa sangat nyaman dan rileks. Ini juga merupakan cara alami untuk terus memperkuat rasa kenyamanan dan relaksasi kucing Anda. Anda bisa mencarinya di petshop atau vet langganan.




Stres merupakan bagian dari kehidupan. Tetapi dengan jauhnya stres dari kucing kita, berarti menghindari kita dari frustasi.


Salam Meeooooww


Sumber : dari berbagai sumber

Persiapan Mengadopsi Kucing Baru


Punya rencana buat adopsi kucing? Apa aja sih yang perlu di siapin buat menyambut kucing baru dirumah,,,

Yu simak tips-tips berikut


Pada dasarnya, kucing  akan memerlukan beberapa benda/perangkat dasar sehari-hari., oleh karena itu carilah perangkat  yang kokoh, kuat, dibuat dengan baik dan sesuai fungsinya.

Mangkuk Makan dan Minum
Anda akan memerlukan setidaknya dua buah mangkuk makanan (pet bowl) per kucing, satu untuk makanan dan satu tempat air. Anda bisa menambahkan mangkuk ketiga jika Anda berencana untuk memberikan kucing peliharaan Anda makanan kering dan basah.
 
Mangkuk terbaik idealnya terbuat dari porselen tebal, Pyrex adalah yang terbaik, tapi sulit didapat dan mahal. Melamin dan plastik adalah bahan yang paling banyak digunakan karena mudah didapat dan murah. Plastik cenderung menarik bakteri yang dapat menyebabkan jerawat pada dagu kucing (chin acne). Beberapa kucing kurang menyukai pantulan dan warna mangkuk logam. Meskipun baja anti karat (stainless steel) aman, kucing Anda mungkin kurang menyukainya

Untuk mangkuk, sebaiknya tidak menggunakan dua mangkuk yang menempel jadi satu (double bowl). Karena beberapa kucing senang sekali menggunakan tangannya untuk memainkan air minumnya hingga tumpah, tumpahan air bisa membasahi makanan dan membuatnya cepat busuk. Kadang-kadang ketika memindahkan kandang atau mangkuk, air yang terdapat mangkuk bisa membasahi makanan yang ada di mangkuk sebelahnya. Dibandingkan mangkuk dobel, mangkuk singel juga lebih mudah dibersihkan.  Selain itu, sebagian besar kucing sangat menyukai tempat air yang berjarak (sekitar 20 cm) dari tempat makanan.
 
Ingat, setiap kucing harus mempunyai mangkuk makanan dan minuman sendiri. Jangan mengharapkan mereka untuk berbagi tempat makan dan minum secara damai. Tempat makan dan minum bisa diberi alas batas baki datar atau alas lain yang mudah dicuci, supaya makanan atau minuman yang tumpah bisa mudah dibersihkan

Kotak Pasir (Litter box)
Untuk ini, ga usah yang mewah dan mahal kok. Sebuah kotak pasir sederhana dengan ukuran cukup (sekitar 30x35 cm) dan pinggiran cukup tinggi, bisa digunakan. Tapi, untuk anak kucing (kitten) mungkin memerlukan pinggiran yang rendah.

 
Sekop Pasir (Scooper)
Sekop pasir digunakan untuk mengambil/membersihkan pasir dari feces kucing atau memisahkan pasir yang sudah kotor.
Alat Pembersih
Gunakan sikat kaku bertangkai panjang untuk membersihkan kotak  pasir dan  sekop pasir. Sikat ini biasanya digunakan untuk membersihkan toilet/kamar mandi. Jangan gunakan sikat yang sama untuk membersihkan toilet dan membersihkan peralatan kucing, karena beresiko menularkan penyakit yang bersumber dari kotoran.

Kandang Carrier
Meskipun  Anda tidak berencana bepergian dengan kucing Anda, kandang carrier wajib dimiliki. Carrier akan berguna bila ingin membawa kucing ke dokter hewan atau memandikan kucing di petshop. Jika Anda memiliki banyak kucing, pertimbangkan untuk membeli beberapa carrier.


Berbagai macam carrier tersedia di petshop dengan harga beragam. Masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan tersendiri. Di Indonesia, keranjang belanja yang terbuat dari  bahan plastik cukup populer karena harganya relatif  murah. Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam memilih carrier:
  • Ukuran. Tidak terlalu sempit, cukup untuk kucing duduk atau tidur dengan posisi nyaman
  • Kuat dan mudah dibersihkan.
  • Mudah dibuka dan ditutup (dikunci) oleh pemilik kucing. Pengunci pada keranjang kucing kadang kurang bagus, berakibat kucing bisa keluar dengan mudah.
  • Alas. Beberapa carrier Impor mempunyai alas tambahan berupa saringan/jeruji terbuat dari plastik. Ini sangat berguna bila kucing kencing di dalam kandang, air kencing berada di bawah alas carrier dan tidak membasahi bulu kucing
  • Harga. Harga biasanya sesuai dengan kualitas & fasilitas. Carilah yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan Anda. (drh. Neno WS)

Sumber : kucingkita.com